Komentator Sepak Bola Ini Harus Makan Tikus Lagi



Seperti tak kapok-kapok dengan yang pernah dialaminya empat tahun lalu, dua komentator di sebuah radio di Prancis kini terpaksa harus makan tikus! Ini adalah dampak dari ucapannya sendiri.

Alkisah, tiga tahun lalu, Eric di Meco and Daniel Riolo, dua komentator itu menyebut peluang bek Monaco Benjamin Mendy untuk masuk ke timnas Prancis. “Kalau dia dipanggil timnas, kami akan makan tikus,” kata keduanya ketika itu.

Saat itu Benjamin Mendy – yang masih berumur 19 tahun, memang baru menjalani musim pertamanya bersama Marseille. Debut yang tak lancar dan menyenangkan. Di usia yang masih muda, Mendy perlu banyak ketahanan mental. 

Komentar yang jelas mengecilkan hati Mendy. Namun hal itu tak lantas membuatnya down. Malah sebaliknya, Mendy perlahan tapi pasti membuat jejaknya makin hebat. 

Apalagi setelah pindah ke AS Monaco. Karirnya cemerlang. Dan, dia pun akhirnya mendapatkan panggilan masuk timnas dari manajer Didier Deschamps.  

Benjamin Mendy

Dia masuk dalam daftar pemain yang disiapkan Deschamps yang juga bekas pelatih Monaco, untuk menghadapi laga melawan Luxemburg dan Spanyol.  

Nah, ternyata Mendy pun tak lupa dengan ucapan dua komentator usil itu. Lewat akun Twitternya, dia menagih janji keduanya tiga tahun lalu.

Hebatnya lagi, ternyata dia masih menyimpan omongan dua komentator itu yang diciutkan lephoceen.fr, situs sepak bola, tiga tahun lalu itu.

Sebaris kalimat pun dia tulis untuk mengingatkan janji Eric di Meco and Daniel Riolo. Tak lupa pula, dia menyertakan gambar tikus.  

Lihat ini: 




Belum ada tanggapan dari Eric di Meco and Daniel Riolo. Tapi dua orang ini adalah gentleman. Janji makan tikus bukan yang pertama kalinya. 

Tujuh tahun lalu, (@ngiknguks pernah nulis juga) Di Meco menyebut Cesar Azpilicueta yang baru saja dibeli Marseille dari Osasuna sebagai pemain yang jelek. Padahal, waktu itu Azpilicueta, sempat disebut-sebut sebagai calon pemain tim nasional Spanyol. 

Tapi Di Meco menyebutnya bekas klubnya itu hanya bicara omong kosong. Dia pun bersumpah, kalau saja Azpilicueta benar masuk tim nasional Spanyol, dia akan makan tikus.

Memang di Marseille, Azpilicueta tak dipanggil timnas Spanyol. Tapi, ketika pindah ke Chelsea, permainannya justru meningkat. Sampai akhirnya, dia mendapat panggilan dari manajer Spanyol Vicente Del Bosque.

Akhirnya, dia pun kena makan omongannya sendiri. Dia terpaksa membayar janjinya: makan tikus.

Nah, kali ini dia juga harus membayar janjinya. 

Sumber: LePhoceen

Punya komentar?
Powered by Blogger.